Tips Sukses Berta’aruf

Taaruf… Istilah ini semakin populer saja sekarang. Sebenarnya arti dari taaruf ini adalah perkenalan namun sekarang populer dengan istilah sebuah proses sebelum khitbah / lamaran. Alhamdulillah… Semoga ini baik, InsyaAllah.

Taaruf… Sebuah istilah yang sekarang orang awam pun sudah tahu. Kalau dahulu istilah ini hanya beredar di kalangan aktivis Islam, tetapi sekarang sudah tidak asing dikalangan orang awam… Alhamdulilah… Semoga ini baik… InsyaAllah.

Menurut pengalaman kami dalam mengelola forum taaruf, banyak ikhwan atau akhwat yang ternyata belum mempersiapkan diri secara maksimal & benar, baik sebelum maupun selama proses taaruf sehingga “gagal” dalam bertaaruf.

Berikut ini beberapa tips sukses bertaaruf yang kami kami ringkas semoga bermanfaat.

1. Meluruskan Niat Hanya Mengharap Ridha Allah Ta’ala.
Dengan niat yang lurus insyaAllah Allah kan memudahkan kita dalam proses taaruf.

2. Mengkondisikan Keluarga

– Memahamkan keluarga tentang proses ta’aruf yang Islami. Ada beberapa kasus, proses taaruf gagal karena keluarga pihak akhwat atau keluarga pihak ikhwan belum di faham kan tentang proses ta’aruf yang Islami. Maka saran kami, mulai dari sekarang ikhwan maupun akhwat sudah mulai mengenal kan keluarga terutama orangtua tentang proses ta’aruf yang Islami sehingga ketika terjadi proses taaruf tidak ada pertentangan dari pihak keluarga.

3. Mencari Calon dgn Cara yg Islami
– Minta tolong perantara ; Ustadz,teman,kakak atau keluarga. Usahakan cari perantara yang faham agama dan adil obyektif dalam menilai.
– Mencari sendiri ; Hati2 jebakan syetan, jaga adab2 pergaulan Islami. Banyak kami dapati kasus, ikhwan atau akhwat yang bertaaruf secara ‘mandiri’ tetapi dalam pergaulan, mereka tidak ada bedanya dengan pacaran. Misal, chatting di fb  atau bbm bisa berjam-jam sampai tengah malam, berkomunikasi dalam hal-hal yang tidak penting dll.

4. Proses Pengenalan Sicalon
– Mencari tahu dari sahabat, teman, saudara atau orangtuanya
– Nadhor / bertatap muka langsung ditemani perantara

5. Shalat Istikharah
– Shalat istikharah ini tidak berarti kita lantas menyuruh Allah memilihkan & kita cukup berdoa saja & menunggu petunjuk sembari berpangku tangan. Tetapi setelah melalui analisa, penyelidikan, musyawarah dll agar Allah memberikan kekuatan & tidak salah pilih 

6. Mengenalkan Calon Kepada Orangtua
– Memberikan gambaran yang obyektif tentang calon kepada orangtua

7. Khitbah / Lamaran
– Setelah terjadi khitbah, masing-masing pasangan tetap harus menjaga adab2 pergaulan Islami.

Allahu A’lam

Pemateri: Ust. Miftahuddin
(Direktur Kontak Jodoh Islami Annisa & Komunitas Rindu Menikah)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s